Apa Perbedaan Antara Jenis Kelamin dan Gender?

Apa Perbedaan Antara Jenis Kelamin dan Gender? (Pixabay/kerplode)

Apa itu identitas gender?

Identitas gender adalah pemahaman pribadi Anda tentang gender Anda dan bagaimana Anda ingin dunia melihat Anda.

Bagi banyak orang cisgender, identitas gender secara otomatis dihormati.

Ketika kebanyakan orang bertemu dengan pria cisgender normatif, mereka memperlakukannya sebagai pria. Ini berarti mengakui otonominya dan menggunakan kata ganti yang benar – dia / dia – saat menyapanya.

Penting untuk memperlakukan semua orang dengan tingkat rasa hormat ini.

Seseorang yang nonbiner, misalnya, mungkin ingin Anda menggunakan kata ganti netral gender seperti mereka/mereka/mereka dan menghindari bahasa gender seperti cantik atau tampan.

Apa itu ekspresi gender?

Kita semua memiliki sesuatu yang dikenal sebagai ekspresi gender. Banyak orang mengasosiasikan wanita dengan ekspresi gender feminin dan pria dengan ekspresi gender maskulin.

Tetapi seperti halnya identitas gender, ekspresi gender adalah sebuah spektrum. Feminitas dan maskulinitas mungkin menjadi penanda, tetapi ada banyak poin di antaranya — dan keduanya terbuka untuk siapa saja.

Dalam budaya Barat, ciri-ciri stereotip feminin termasuk memelihara atau merawat orang lain, kerentanan emosional, dan sikap jinak secara keseluruhan.

Ciri-ciri stereotip maskulin termasuk kebutuhan untuk bertindak sebagai pelindung, terlibat dalam perilaku kompetitif atau agresif, dan libido yang tinggi.

Misalnya, seorang wanita cisgender dapat memiliki ekspresi gender yang lebih maskulin tetapi tetap mengidentifikasi diri sebagai seorang wanita.

Gender berbeda dengan orientasi seksual

Orientasi seksual tidak ada hubungannya dengan identitas gender Anda. Ini semata-mata tentang kepada siapa Anda tertarik.

Orang-orang dari semua identitas gender dapat mengidentifikasi sebagai lurus atau sebagai suatu tempat di spektrum LGBTQ+.

Kesalahpahaman populer

Sementara banyak orang secara keliru percaya bahwa orang trans bertransisi untuk memiliki hubungan heteroseksual yang lebih normatif, ini tidak bisa jauh dari kebenaran.

Faktanya, menurut Survei Trans A.S. 2015 dari Pusat Nasional untuk Kesetaraan Transgender, hanya 15 persen responden yang diidentifikasi sebagai heteroseksual.

BACA JUGA :  Bupati Bolsel Tekankan Kinerja dan Disiplin ASN

Mungkin benar bahwa ada prevalensi orang-orang yang gay, lesbian, queer, atau biseksual dan juga non-konformis gender, tetapi tidak ada korelasi langsung.

Meskipun ada budaya butch dan femme yang berkembang di komunitas queer, identitas gender dan ekspresi individu butch atau femme adalah tentang gender mereka — bukan kepada siapa mereka tertarik.

Dasar sejarah

Sebelum istilah “transgender” mendapatkan momentum pada 1970-an, banyak orang harus memahami identitas gender mereka melalui satu-satunya konsep yang tersedia: orientasi seksual.

Meskipun kita sekarang mengetahui dan memahami bahwa jenis kelamin seseorang tidak tergantung pada orientasi seksualnya, bahasa yang membedakan antara jenis kelamin, jenis kelamin, dan orientasi seksual harus dipelajari agar dapat digunakan.

Misalnya, sebelum saya tahu bahwa transgender ada, saya pikir saya lesbian. Saya tertarik pada wanita, dan saya diberitahu oleh masyarakat bahwa saya adalah seorang wanita, jadi ini masuk akal bagi saya.

Baru setelah saya menyadari bahwa saya adalah transgender, saya dapat memisahkan gender saya dari orientasi seksual saya. Ketika saya melakukannya, saya menemukan bahwa orientasi seksual saya sebenarnya jauh lebih cair.

Hari ini, saya adalah orang non-biner feminin yang mengidentifikasi diri sebagai queer.

Garis bawah

Seperti yang telah kita lihat di sini, seks dan gender jauh lebih rumit daripada yang diyakini banyak orang.

Yang paling penting untuk diingat adalah bahwa tergantung pada setiap individu untuk menentukan jenis kelamin mereka, dan memang, jenis kelamin.

Hal terbaik yang dapat Anda lakukan adalah menghormati identitas jenis kelamin dan gender orang-orang yang Anda temui dan memperlakukan setiap individu yang Anda temui dengan kepekaan dan perhatian.