Begini Penampakan BTS Internet untuk Desa di Bolsel

BOLSEL, IDM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), terus mengupayakan layanan internet seluruh desa yang ada di daerah itu.

“Usulannya sudah diaprove melalui aplikasi KRISNA SELARAS Kemendagri. Tindak lanjutnya belum lama ini Kominfo sudah ke Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI), dan alhamdulillah mendapat respon positif,” terang Kadis Kominfo Bolsel, Aldy Setiawan Gobel, Rabu (19/02/2020).

BAKTI ini kata Aldy, merupakan bagian dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

“Yang mana BAKTI ditugaskan membangun prasarana telekomunikasi di wilayah yang belum tersentuh internet,” ujar Aldy.

Tindak lanjut atas kunjungan tersebut kata Aldy, Diskominfo Bolsel tengah mengentry data yang diminta BAKTI.

“Data termasuk 81 desa di Bolsel, syarat dan koordinat,” terang Aldy.

Lanjut Aldy, usai menerima usulan lokasi dari Pemda Bolsel, BAKTI masih akan melakukan verifikasi lapangan.

“Usulannya semua desa di Bolsel, tapi prioritas dari BAKTI kemungkinan besar adalah desa yang belum tersentuh layanan internet seperti Kecamatan Pinolosian Tengah dan Timur,” ujar Aldy.

BACA JUGA :  Gelar Rapat Evaluasi Pengawasan Pemilu, Bawaslu Bolsel Hadirkan OKP dan Insan Pers

Setiap desa kata Aldy bisa mendapat 1 tower atau BTS, tergantung dari hasil verifikasi lapangan.

“Atau bisa juga 1 tower untuk dua desa atau lebih. Komponen BTS ini sudah 4G, mencakup Tower 32 meter, Transmisi (VSAT), Catu daya (450 Watt VDC) dan perlengkapan lainnya yang membutuhkan lahan seluas 400 meter per segi,” terang Aldy.

Untuk pengoperasian BTS, BAKTI masih akan melakukan survey terkait dengan layanan provider yang akan digunakan.

“Karena sejauh ini dari 758 BTS yang telah on air di seluruh Indonesia, terdapat 630 BTS menggunakan jasa operator seluler Telkomsel. Dengan 162 BTS lainnya menggunakan Indosat, dan XL,” terangnya.

Adly berharap dengan program ini, Bolsel secara keseluruhan bisa tersentuh layanan internet.

“Karena merupakan program dari BAKTI Kominfo yakni Target Indonesia merdeka Sinyal,” tandasnya. [***]