BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Gunakan Aplikasi Mobile JKN

BOLSEL, IDM – Laju perkembangan teknologi informasi dan telekomunikasi dewasa ini sangat pesat. Hal itu mendorong BPJS Kesehatan untuk meluncurkan Aplikasi “Mobile JKN”, sebagai bentuk transformasi digital, yang membantu masyarakat dan peserta bisa memperoleh berbagai kemudahan.

Untuk hal tersebut, BPJS Kesehatan Cabang Tondano melalui Kantor BPJS Kesehatan Bolsel, memanfaatkan momen Acara Puncak Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-XVI, yang digelar di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Kamis (27/06/2019), untuk mensosialisasikan terkait aplikasi tersebut, kepada masyarakat dan ASN yang hadir pada acara akbar itu.

Kepala Kantor BPJS Kesehatan Bolsel, Andry Budiarjo menuturkan, Aplikasi Mobile JKN memberikan sedikitnya lima kemudahan, yaitu kemudahan mendaftar dan mengubah data kepesertaan, kemudahan memperoleh informasi data peserta keluarga, kemudahan memperoleh informasi tagihan iuran peserta, kemudahan mendapatkan informasi fasilitas kesehatan, kemudahan menyampaikan keluhan, pertanyaan dan jawaban seputaran KIS.

“Untuk menggunakannya syaratnya mudah, cukup mengunduh di google play store atau Apple Store kemudian mengisi form yang tersedia di aplikasi. Mobile JKN versi 1.17 yang sudah diunduh dan dimanfaatkan oleh lebih dari 5 juta pengunduh ini telah mengakomodir aturan terbaru terkait layanan JKN-KIS, yang ada pada Perpres 82 Tahun 2018 antara lain ketentuan terkait pendaftaran peserta bayi baru lahir dan aplikasi ini direkomendasikan untuk smartphone dengan sistem android versi 4.0 ke atas dan sistem IOS 10,” terangnya.

BACA JUGA :  Jaringan Internet Broatband Bakal Hadir di Pinteng dan Pintim

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Kepesertaan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Cabang Tondano, Theresia Retno Dewi Rosari berharap, seluruh peserta JKN-KIS untuk dapat menggunakan aplikasi tersebut.

“ Aplikasi Mobile JKN yaitu suatu layanan mandiri berbasis teknologi informasi yang dapat diakses kapanpun, dimanapun dengan mudah oleh peserta, tanpa perlu repot-repot ke Kantor Cabang atau kantor kabupaten/kota. Diharapkan dengan semakin banyak peserta JKN-KIS yang menggunakan aplikasi ini akan meningkatkan kepuasan dalam memanfaatkan layanan JKN-KIS,” tandasnya.

Diketahui BPJS Kesehatan mendapat dukungan penuh dari Pemkab Bolsel. Sebagai bukti nyata pemerintah daerah di tahun 2019 telah menggelontorkan dana untuk mendaftarkan masyarakatnya kedalam program Penerima Bantuan Iuran Anggaran Pemerintah Daerah (PBI-APBD). [***]