Bupati Bolsel Hadiri Upacara Peringatan Harhubnas ke-74

BUPATI Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Hi Iskandar Kamaru S Pt, Selasa (17/09/2019), menghadiri upacara peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) ke-74 di Tondano, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Kegiatan ini bertema “Merajut Nusantara Membangun Bangsa Untuk Indonesia Unggul Indonesia Maju”.

Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE, pada kesempatan tersebut bertindak sebagai Inspektur upacara.

Upacara ini dihadiri oleh seluruh pejabat eselon serta jajaran pejabat penting Pemkab Minahasa dan beberapa kabupaten kota lainnya.

Gubernur dalam sambutannya membacakan sambutan Menteri Perhubungan RI menyampaikan, peringatan Harhubnas harus dimaknai sebagai momentum untuk merenungkan kembali terhadap kinerja dan menyatukan kembali tekad untuk meningkatkan pelayanan.

Apalagi kata top eksekutif di provinsi berjulukan bumi nyiur melambai, sektor perhubungan memiliki peranan yang strategis dalam kehidupan berbangsa dan bernegara termasuk di Sulut.

Lanjutnya, keberhasilan pembangunan sangat dipengaruhi oleh peranan transportasi sebagai urat nadi kehidupan politik, ekonomi, sosial budaya, dan pertahanan keamanan.

Peranannya sangat penting maka SDM Perhubungan dituntut untuk memperkuat kembali komitmen dan dedikasi bekerja keras untuk memajukan sektor transportasi, yang mampu mensejahterakan masyarakat Indonesia.

BACA JUGA :  Hadiri Kegiatan di Sinombayuga, Bupati Perkenalkan Batik Baru Pengganti Sikayu

Sementara itu Bupati Bolsel Hi Iskandar Kamaru S Pt, berharap agar peringatan Harhubnas dapat menjadi wahana dalam rangka meningkatkan prestasi, rasa persatuan, persaudaraan, dan kekeluargaan khusunya di bidang perhubungan.

Kata Bupati, semangatnya selaras dengan semboyan Perhubungan yaitu ” Wahana Menghayu Warga Pertiwi”, yang artinya perhubungan adalah wahana untuk mensejahterakan bangsa dan negara.

“Dirgahayu Perhubungan Indonesia,” ucap bupati.

Diketahui, Kemenhub menyelenggarakan kegiatan edukasi bertajuk perhubungan mengajar di 34 provisi di Indonesia.

Kegiatan ini merupakan salah satu cara pengenalan kepada generasi muda calon penerus yang bercita-cita akan berkiprah di bidang transportasi, yang menitikberatkan pada empat nilai yang disingkat menjadi AGiLE, Aman dalam bertransportasi, Giat menjadi teladan dalam berperilaku bertransportasi dan agen perhubungan,menjadi pionir SDM unggul yang paham akan pentingnya keselamatan bertransportasi, dan penyampaian pesan dengan edukasi kepada masyarakat. [***]