Israel Jatuhkan Drone Hizbullah yang Melintasi Perbatasan, Begini Situasinya

Israel Jatuhkan Drone Hizbullah yang Melintasi Perbatasan, Begini Situasinya (Pixabay/WikiImages)

INDO MEDIA – Israel jatuhkan drone Hizbullah tak bersenjata yang melintasi perbatasan dari Lebanon.

Dalam sebuah pernyataan, tentara mengatakan telah menjatuhkan drone setelah melintasi perbatasan ke wilayah udara Israel. Insiden pada hari Rabu adalah peningkatan terbaru dalam aktivitas di sepanjang perbatasan utara Israel.

Pekan lalu, kelompok militan Hizbullah yang didukung Iran mengklaim telah menembakkan roket ke Israel. Itu didahului oleh serangan roket yang diluncurkan dari wilayah Lebanon, meskipun masih belum jelas oleh siapa. Israel menanggapi dengan artileri dan serangan udara yang jarang terjadi.

Lebanon sedang mengalami krisis ekonomi dan keuangan terburuk dalam sejarah modernnya, yang digambarkan oleh Bank Dunia sebagai salah satu yang terburuk yang pernah disaksikan dunia sejak pertengahan 1800-an.

Namun, Perdana Menteri Israel Naftali Bennett mengatakan pemerintah Lebanon bertanggung jawab atas serangan yang diluncurkan dari Lebanon ke Israel, tidak peduli oleh siapa.

BACA JUGA :  Pemkab Bolsel Terima Kunjungan Tim Korsupga KPK

Baca Lagi : Staff Kedutaan Amerika Serikat Tinggalkan Afghanistan, Ini Penyebabnya

Dilansir dari gulfnews.com, Israel memperkirakan bahwa Hizbullah memiliki lebih dari 130.000 roket dan rudal yang mampu menyerang di mana saja di negara itu. Dalam beberapa tahun terakhir, Israel juga telah menyatakan keprihatinan bahwa kelompok tersebut mencoba untuk mengimpor atau mengembangkan persenjataan rudal yang dipandu dengan presisi.

Hassan Nasrallah, pemimpin Hizbullah, mengatakan dia akan membalas serangan udara Israel di masa depan di Libanon dan menambahkan akan salah jika menganggap Hizbullah akan dibatasi oleh perpecahan internal di Libanon atau krisis ekonomi yang keras di negara itu.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres pada hari Minggu mengatakan penting bagi semua pihak “untuk menghindari tindakan yang dapat meningkatkan ketegangan lebih lanjut dan menyebabkan salah perhitungan.”