Kamaru Buka Acara Coaching Klinik Aplikasi SISKEUDES 2.0.2

Foto : Humas Bolsel

BOLSEL, IDM – Bupati Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) Hi Iskandar Kamaru S Pt, didampingi Wakil Bupati Deddy Abdul Hamid membuka acara Coaching Klinik Aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) 2.0.2 dan Studi Kaji ke Kabupaten Pandeglang Banten, Senin (30/09/2019).

Bupati Bolsel dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Dalam kesempatan ini saya ingatkan kepada para aparatur desa, untuk dapat menggunakan dana desa dengan sebaik baiknya,” ujar bupati.

Bupati juga menyampaikan, saat ini pemda sementara membangun, dan meminta kepada sangadi, agar dapat memberikan pengertian kepada para masyarakat.

“Hal ini karena ada beberapa pembangunan yang terkendala pembebasan tanah yang sudah dihibahkan, namun kembali digugat oleh pihak pihak yang memanfaatkan kondisi ini untuk menghambat pembangunan,” tutur bupati.

Top Eksekutif daerah religius tersebut juga kembali mengingatkan kepada para sangadi, untuk sama-sama menyelesaikan masalah Stunting di desa masing-masing.

BACA JUGA :  Gelar Apel Perdana, Bupati Iskandar Kamaru Ingatkan Netralitas ASN dan Protokol Pencegahan Covid-19

“Tak lupa pula untuk menggiatkan lembali Program Jumpa BERKAH di desa masing masing,” tutur bupati, seraya menyampaikan terima kasih kepada para pemateri-pemateri  yang ada.

Sementara itu, terkait dengan kegiatan tersebut, Kadis PMD Bolsel Ekafrie Van Gobel S STP melaporkan, acara yang dilaksanakan di Hotel Lumibir Jakarta Bast ini, dilaksanakan selama 3 hari. Dengan jumlah peserta sebanyak  161 orang, terdiri atas sangadi, sekdes, Kaur Keuangan dan Operator.

“Kegiatan ini menghadirkan pemateri dari Direktur Faskeudes Ditjen Bina Pemdes Kemendagri, Tim Teknis Aplikasi Siskeudes 2.02 dan BPKP,” terang Ekafri.

Turut hadir pada acara ini Drs Benny Irwab  M Si  M A (Direktur Faskeudes  Ditjen Bina Pemdes Kemendagri), Assisten 1 Setda, Staf Ahli, Kabag Humas, Kabag TUP dan camat se- Bolsel.

Diketahui usai acara ini, dilanjutkan dengan Studi Kaji ke Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten. [***]