Kapolsek Tegaskan Tidak Ada Unsur Kekerasan dalam Kasus Hilangnya Anak Gadis Asal Pinolosian

IPTU Herdy Manampiring

BOLSEL, IDM Kapolsek Pinolosian IPTU Herdy Manampiring menegaskan, kasus hilangnya Audina Damopolii (16) gadis asal Desa Pinolosian, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), tidak ada unsur kekerasan.

“Ini sesuai hasil pemeriksaan di Puskesmas Pinolosian,” tutur Herdy, Selasa (26/03/2019).

Untuk kejadian tersebut kata Herdy, pihaknya masih mengumpulkan baket.

“Saya tadi malam di lokasi sampai pukul 02:15 WITA. Namun untuk saat ini yang lebih paham mengenai latar belakang kejadian adalah orang tua dan keluarganya, karena kasus ini diluar analisa Polri,” terangnya.

BACA : Diduga Diganggu Makhluk Halus, Gadis 16 Tahun Asal Pinolosian Hilang dan Ditemukan Tak Sadarkan Diri

Sebagaimana diketahui, Audina Damopolii hilang di perkebunan Luok Desa Pinolosian Senin (25/03/2019) pukul 17:00 WITA.

Sebelum hilang, dari keterangan orang tua dan keluarga kepada Babinsa setempat yakni Serda Sahrin, Audina pukul 16:00 WITA tidur di pondok, bahkan sempat dibangunkan oleh kakeknya untuk pulang bersamanya ke rumah. Namun karena tertidur lelap, kakeknya pergi meninggalkannya sendirian di pondok, bersama orang tuanya, yang saat itu sedang mencari buah kemiri.

BACA JUGA :  POLRI Membuka Pendaftaran Bintara Bidan dan Perawat 2021, Cek Disini Info Lengkapnya

Sekembalinya ke pondok, orang tuanya pun tidak mendapati Audina. Mereka berprasangka jika dia telah bersama kakeknya pulang ke rumah.

Audina pun mulai dinyatakan hilang, setelah pukul 18:00 WITA dipastikan dia tidak ada di rumah.

Oleh keluarga bersama warga dibantu aparat kepolisian dan TNI, pencarian dilakukan ke kebun tempat Audina dinyatakan hilang.

Pencarian terus dilakukan sampai Selasa (26/03/2019). Baru pukul 10:45 WITA, Audina dapat ditemukan dengan kondisi tidak sadarkan diri di bawah pohon aren.

Oleh keluarga penyebab hilangnya Audina karena diganggu makhluk halus.

Peliput: Cipto Mokodompit