Menunda Mandi Junub Hingga Siang Hari di Bulan Ramadhan Membatalkan Puasa? ini Penjelasan UAS

Menunda Mandi Junub Hingga Siang Hari di Bulan Ramadhan Membatalkan Puasa? (Pixabay/Olichel / 275 images)

INDO MEDIA – Menunda mandi junub hingga siang hari di bulan ramadhan, apa membatalkan puasa? berikut penjelasan Ustadz Abdul Somad (UAS).

Sebagaimana penjelasan UAS dalam sesi tanya jawab yang diunggah akun Tiktok @agusanggoroputra, menunda mandi junub hingga siang hari di bulan ramadhan, hukumnya dapat dilihat dari dua faktor.

Sebagaimana yang ditanyakan salah satu jamaah, pada malam hari di bulan ramadhan, bahwa dia dalam kondisi junub kemudian, sehabis makan sahur dia ketiduran, lupa bangun shalat Subuh, sehingga mandi junubnya baru dilakukan siang hari.

UAS pun menjawab, jika junub di malam hari, masalah mandinya baik sebelum atau sesudah Subuh tidak masalah, tapi diwajibkan untuk mandi junub sebelum shalat Subuh, karena hukum shalat adalah wajib untuk dilaksanakan setiap muslim.

BACA JUGA :  Seberapa Sering Suami Istri Berhubungan Badan? Ini Jawaban dr. Boyke

Kecuali faktornya karena mimpi basah, puasa tetap boleh dilanjutkan. Nah junub karena “berhubungan” suami – isteri, itu bisa dilihat dari waktu, apa dilakukan sebelum imsak atau sesudah shalat Subuh.

Jika dilakukan sebelum imsak kemudian dia mandi sebelum atau sesudah shalat subuh tidak ada masalah, tapi jika dia melakukan hubungan sesudah imsak/shalat subuh, barulah hukum berlaku padanya.