Menyambut Tahun Baru Islam, Ini Hukum Puasa di Bulan Muharram

Menyambut Tahun Baru Islam, Ini Hukum Puasa di Bulan Muharram (Pixabay/jpeter2)

INDO MEDIA – Menyambut tahun baru islam 1443 Hijriah, ini hukum puasa di bulan muharram.

Dilansir dari channel youtube Yufid.TV – Pengajian & ceramah islam, mengatakan dari Abu Hurairah, Nabi Muhammad SAW bersabda,


sebaik-baiknya puasa setelah ramadhan adalah puasa di bulan Allah (Bulan Muharram) Hadits riwayat muslim.
Hadits ini merupakan dalil dianjurkannya memperbanyak puasa selama muharram.


An-nanawi mengatakan, hadits ini menegaskan bahwa muharram adalah bulan yang paling mulia untuk puasa, syarh Shahih Muslim.

Kemudian dari Abu Qatadah, Rasulullah SWA bersabda, puasa hari asyura saya berharap kepada Allah SWT, puasa ini menghapus dosa setahun yang telah lewat, Hadits riwayat muslim.

BACA JUGA :  Sinopsis Ikatan Cinta Hari ini Minggu 22 Agustus 2021, Reyna Ingin Ringankan Hukuman Elsa, Mama Sarah Akui Tutupi Kejahatan

Setelah Nabi Muhammad SAW mendapatkan informasi bahwa puasa asyura merupakan kebiasaan puasa Yahudi yang paling agung, beliau bertekad tahun depan akan puasa tanggal 9 muharram, agar puasa beliau berbeda dengan puasa Yahudi, Hadits riwayat muslim.

Baca Juga : Ramalan Zodiak Leo Hari Ini

Berdasarkan keterangan diatas, kita sepakat bahwa dalam puasa muharram, Nabi Muhammad SAW, tidak menentukan hari khusus yang paling isitimewa untuk puasa selain tanggal 9 muharram dan 10 muharram.

Beliau hanya menganjurkan memperbanyak puasa selama muharram, karena itu, tidak dibenarkan seseorang menyatkan ada anjuran khusus untuk berpuasa pada tanggal 1 muharram atau tanggal sekian muharram.