“Mongaji kon Baloy-baloyannya”, Tradisi Masyarakat Desa Torosik di Bulan Ramadhan

Tadarusan di Rumah-rumah penduduk. [f: cipto]

BOLSEL, IDM – Tadarusan Al-Qur’an di setiap rumah warga di bulan suci ramadhan, merupakan tradisi masyarakat Desa Torosik, Kecamatan Pinolosian Tengah (Pinteng) Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) yang masih terus dipertahankan hingga saat ini.

Dikatakan Imam Masjid An Nur Desa Torosik, Saharun Podomi, kebiasaan tersebut telah ada sejak berdirinya desa ini pada tahun 1957.

“Kami tinggal meneruskan saja. Leluhur kami telah melakukannya sejak berdirinya pemukiman ini,” jelas Imam Masjid yang akrab disapa Ama’ itu, Senin (27/05/2019).

Menurut Ama’, eksistensi dari tradisi ini tidak lain dari nilai-nilai positif yang terkandung di dalamnya.

“Dengan adanya tradisi ini mongaji kon baloy baloyanya kon bulan puasa (mengaji di rumah-rumah di bulan puasa), masyarakat Desa Torosik diharapkan dapat memperoleh berkahnya bulan ramadhan ,” tuturnya.

BACA JUGA :  Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19, Siap-siap Masyarakat Bolsel akan Divaksin

Sementara itu, Sangadi Torosik, Bakri Mokoagow mengatakan, akan terus mendukung tradisi tersebut.

“Ini merupakan tradisi yang baik dan patut dipertahankan. Apalagi kita adalah bagian dari daerah yang mengusung visi religius,” tandasnya.

 

Cipto Mokodompit