Ragam  

Panca Surga Deaga Bakal Jadi Icon Wisata  Baru

BOLSEL, IDM –  Wisata Panca Surga (Pantai Cemara Surga) Desa Deaga, Kecamatan Pinolosian Tengah (Pinteng),  Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), bakal menjadi salah satu icon serta destinasi baru di tanah religius ini.

Betapa tidak, pantai yang berciri khaskan  pohon cemara tersebut, menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan-wisatawan yang ingin memanjakan dirinya lewat keindahan-keindahan alam yang dimilikinya.

Ditambah lagi tiupan angin sepoi-sepoi serta indahnya deretan pohon cemara itu, pastinya membuat wisatawan layaknya berada di taman surga.

Tidak hanya itu, nyiur melambai dan eksotisnya hutan Mangrove, serta hamparan indah Pantai Binerean Torosik yang berada tepat di hadapannya pun, juga turut melengkapi pesona indah pantai ini.

Dikatakan Ketua Pemuda Desa Deaga, Fandi Mokoginta, wisata Panca Surga ini nantinya akan dikelolah oleh pemuda Deaga.

” Dengan ciri khas pohon cemara yang dimilikinya,  pantai ini akan berpeluang  besar sebagai destinasi unggulan di daerah Bolsel,” ujar Fandi, Kamis (15/08/2019).

BACA JUGA :  Ramalan Zodiak Hari ini Selasa 31 Agustus 2021, Cancer, Leo dan Virgo Gunakan Insting, Intuisi dan Kecerdasan Anda. Selengkapnya Disini!

Namun kata Fandi, saat ini Panca Surga masih dalam tahap perbaikan.

” Kalau itu sudah selesai, pemuda tinggal mengadakan komitmen dengan pemerintah desa,” tambahnya.

Terpisah, Sangadi Deaga, Ruslani Mokoginta, menyampaikan, saat ini Pemerintah Desa (Pemdes) sudah masuk pada tahap pembuatan beberapa unit gazebo, untuk dijadikan tempat santai bagi para wisatawan yang berkunjung di Panca Surga ini.

” Tahun 2020 mendatang pantainya sudah dibuka untuk umum. APBDes Perubahan nanti kami akan menganggarkan pembuatan desain lampu hias untuk menambah keindahan pantainya, agar di malam hari suasananya akan semakin hidup,” tuturnya.

Lanjut sangadi, terkait dengan pemuda sebagai pengelola Wisata Panca Surga ini,  Pemdes Deaga sangat mendukung.

“Ini juga merupakan harapan Pemdes Deaga,” tutupnya.

 

Cipto Mokodompit