Pemkab Bolsel Gelar Sosialisasi PATEN

Foto: Humas Bolsel

BOLSEL, IDM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), menggelar Sosialisasi Pelayanan Terpadu Administrasi Kecamatan (PATEN), Rabu (18/09/2019).

Kegiatan yang dilaksanakan di aula Kecamatan Bolaang Uki ini, dibuka oleh Bupati Hi Iskandar Kamaru S Pt, diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Ramli Abdul Majid S Pd.

Bertindak sebagai narasumber, Kasi Wilayah II Sub Direktorat Kecamatan, Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri, Arison S STP.

Turut hadir Asisten II, Kabag Tapem, camat dan sangadi se- Kabupaten Bolsel.

Bupati dalam sambutannya yang dibacakan Asisten I,  menyampaikan,

pelayanan publik (public service), bertujuan untuk memenuhi berbagai tuntutan dan kebutuhan masyarakat, baik sebagai individu, penduduk ataupun warga negara akan jasa publik (public goods).

“Olehnya diperlukan lembaga penyedia yang legitimate, yaitu negara dan pemerintah. Disisi lain paradigma pelayanan ideal yang berkembang saat ini adalah kepuasan konsumen. Ini akan berdampak pada peningkatan kepercayaan (trust) masyarakat pada pemerintah,” ujar bupati.

BACA JUGA :  Bawaslu Bolsel Ikut Rakor Persiapan Pengawasan Pemutakhiran Daftar Pemilih Pilgub Sulut 2020

Lanjut bupati, Pelayanan Adminstrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) merupakan inovasi pelayanan administrasi, yang dilakukan dengan mengubah pola pikir aparatur kecamatan, untuk lebih efektif dalam menjalankan tugas dan fungsinya.

“Hal tersebut guna mendorong terciptanya mekanisme partisipasi masyarakat, serta optimasi kecamatan sebagai sebagai simpul pelayanan terpadu satu pintu (ptsp). Di mana ini sejalan dengan cita-cita Pemkab Bolsel, untuk mewujudkan masyarakat yang religius, berbudaya, bermartabat, maju dan sejahtera,” ujar bupati.

Kegiatan sosialisasi ini kata bupati, merupakan suatu bentuk pengenalan paten di semua perangkat daerah, sebagai wujud kebijakan yang sistemik, tahapan lanjut yang saat ini sedang kita lakukan bersama adalah penyiapan sumber daya manusia (SDM), sebagai bagian yang paling krusial dalam pelaksanaan paten.

“Oleh karenanya, pada kegiatan sosialisasi PATEN  ini, diharapkan ada pemahaman yang semakin mendalam, tentang pelayanan prima di kecamatan,” tandas bupati. [***]