Pemkab Bolsel Gelar Workshop Penatausahaan Keuangan Perangkat Daerah

BOLSEL, IDM Dalam rangka mewujudkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), menggelar Workshop Penatausahaan Keuangan Perangkat Daerah Tahun Anggaran 2019, bertempat di Hotel Aston Manado, Selasa (29/01/2019).

Acara yang diselengarakan oleh Badan Pengelolah Keuangan & Aset Daerah Bolsel ini, rencananya dilaksanakan dari tanggal 29-31 Januari 2019.

Kegiatan tersebut resmi dibuka oleh bupati yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Marzanzius Arvan Ohy S STP, didampingi Asisten I dan Asisten III Setdakab Bolsel.

“Dalam rangka mendukung good governance dalam penyelenggaraan otonomi daerah, pengelolaan keuangan daerah perlu diselenggarakan dengan profesional, terbuka dan bertanggungjawab sesuai dengan aturan pokok yang telah diterapkan dalam undang-undang terutama nomor 1 tahun 2004 tentang perbendaharaan negara,” terang sekda membacakan sambutan Bupati Iskandar Kamaru S Pt.

Lanjutnya, Bolsel merupakan daerah otonom baru.   Di mana ketersediaan sumber daya manusia yang dapat menangani pengelolaan keuangan masih sangat terbatas.

“Sehingga kegiatan ini harus sesuai dengan ketentuan yang ada, karena salah satu unsur yang paling penting dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di daerah adalah system atau cara pengelolaan keuangan secara berdaya guna dan berhasil guna,” terangnya.

BACA JUGA :  Pemkab Bolsel Sukses Gelar Lomba Lari 10 KM

Untuk menjalankan system pengelolaan keuangan yang berdaya guna dan berhasil guna, diperlukan dukungan sumber daya manusia yang memadai dan menguasai teknis penatausahaan keuangan berdasarkan  peraturan yang berlaku.

“Di lingkungan Pemkab Bolsel,  tenaga administrasi dalam bidang keuangan masih perlu ditingkatkan, sehingga ada pemerataan pengetahuan dan pemahaman yang seragam dalam menjalankan sistem administrasi keuangan,” ujarnya.

Bupati berpesan kepada seluruh peserta workshop, agar dapat mengikuti kegiatan  dengan serius dan penuh tanggung jawab, agar tercipta sumber daya manusia  yang mempunyai pengetahuan dan wawasan yang luas di bidang managemen keuangan.

“Dengan demikian, akan terwujud sistem pengelolan keuangan yang baik dalam rangka mengelola keuangan daerah secara transparan, ekonomis, efektif dan akuntabel,” tandasnya.

Diketahui kegiatan itu diikuti oleh PPK, Bendahara Pengeluaran, Bendahara Pengeluaran Pembantu, Bendahara Penerimaan, Bendahara Penerimaan Pembantu di lingkungan Pemkab Bolsel, dengan pemateri dari KPP Pratama, Bank Sulut Go, PT Taspen, BPJS, dan BPKPD Bolsel. (cipto)