Renaksi Korsupgah, Bolsel Peringkat ke-3 Nasional

BOLSEL, IDM Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), terus melambungkan namanya di kancah nasional melalui prestasi dan penghargaan-penghargaan yang berhasil diraihnya.

Tak hanya sukses dengan  Program Ibadah Subuh Bersama (PISB) yang dikenal dan mulai diadopsi di seantero nusantara, juga  posisi ke-3 (tiga) dalam hal Renaksi Kordinator dan Supervisi Pencegahan Korupsi (Korsupgah) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia, membuat daerah yang dipimpin bupati Iskandar Kamaru S Pt itu,  telah membuka mata publik, bahwa daerah pesisir bagian selatan tanah Totabuan itu, telah mampu menunjukkan eksistensinya di skala nasional.

Dari laman https://korsupgah.kpk.go.id/   per tanggal 16 Desember 2018, pukul 20:14 WITA, posisi Kabupaten Bolsel mencapai progres 89 persen, menyusul Kabupaten Bolaang Mongondow dengan capaian 86 persen.

BACA JUGA :  Ini Desa Berusia 118 Tahun di Kabupaten Bolsel

“Posisi pertama saat ini masih Pemkab Boyolali 92 persen dan Pemkab Purworejo kedua dengan capaian 91 persen. Terima kasih atas kerjasama dan kerja keras dari semua pihak,” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Bolsel, Marzanzius Arvan Ohy S STP.

Diketahui, Korsupgah yang diluncuran oleh KPK bertujuan untuk menyusun laporan monitoring dari KPK, dan masing-masing pemerintah daerah mengisi laporan dengan mengentri data/laporan ke dalam aplikasi tersebut.

Kegiatan Korsupgah juga mempertajam hasil rekomendasi kegiatan sebelumnya, terutama yang menyangkut kepentingan publik. Misalnya di sektor kesehatan, pendidikan dan pekerjaan umum. Tak hanya itu, BPKPjuga akan fokus pada belanja modal, hibah dan Bansos yang rentan pada tahun politik ini. (cipto)