Wakili Bupati, Sekda Buka Bimtek LPPD 2018

MEWAKILI Bupati Iskandar Kamaru S Pt, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Marzanzius Arvan Ohy S STP, membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pelaporan Kinerja Penyelenggaraan Pemerintah Daerah Tahun 2018,  bertempat di Quality Hotel Manado, Rabu, (23/01/2019).

Sekda mengapresiasi dan menyambut baik diselenggarakannya kegiatan tersebut dan sangat berharap, dapat memberikan manfaat yang berguna bagi pembangunan Kabupten Bolsel.

“Pelaksanaan desentralisasi dan otonomi daerah berdasarkan undang-undang nomor 23 tahun 2014, tentang pemerintahan daerah ditujukan untuk meningkatkan kemandirian pemerintah daerah dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan yang menjadi kewenanganannya, baik dari segi pengambil kebijakan (policy making function) dan pelaksana kebijakan (policy executing function) sehingga dapat mempercepat peningkatan daya saing daerah,” tutur sekda membacakan sambutan bupati.

Untuk mewujudkan tiga tujuan desentralisasi kata bupati, membutuhkan proses bertahap (gradual). Olehnya pemda selalu dimonitor dan dievaluasi oleh pemerintah dalam bentuk evaluasi kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah (EKPPD) yang bertujuan untuk mengetahui keberhasilan dalam melaksanakan urusan pemerintahan.

BACA JUGA :  Bupati Bolsel Hadiri Rakernas PKH

“Dengan demikian, pelaksanaan pembangunan di daerah dapat terlaksana secara optimal sesuai dengan potensi dan kapasitas masing-masing pemerintah daerah,” terang bupati.

Sekda melanjutkan, atas nama Pemda Bolsel berharap dengan kegiatan bimtek ini dapat memberikan tambahan pengetahuan kepada para peserta, baik sebagai tim penyusun LPPD perangkat daerah maupun tim penyusun LPPD kabupaten.

“Pemda Bolsel saat ini terus menunjukan peningkatan, hasil capaian 2 tahun terakhir.  Di mana LPPD Bolsel pada tahun tahun 2016 memperoleh skor 3,0121 dengan prestasi sangat tinggi, sedangkan pada tahun 2017  sesuai hasil evaluasi sementara dari Kemendagri mendapat skor 3,0947 dengan prestasi sangat tinggi. Hasil ini menjadikan Kabupaten  Bolsel sebagai peringkat 1 se- Provinsi Sulut.

Hasil finalnya masih menunggu pengumuman resmi dari Kemendagri. Prestasi ini diharapkan untuk dipertahankan bahkan ditingkatkan. (cipto)