Warkop Pemuda DKI Hadir di Desa Kombot

BOLSEL, IDM – Warung Kopi (Warkop) Pemuda DKI (Desa Kombot Induk) kini hadir di Desa Kombot,Kecamatan Pinolosian, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel).

Sebagaimana pantauan Indomedia.news, baru-baru ini, saat mengunjungi langsung Warkop Pemuda DKI, bertempat di pantai Inpres desa tersebut, tampak bangunannya sudah mencapai hasil kerja 90 %,atau hampir selesai.

“Tinggal perlengkapanya saja yang belum, tapi kami pastikan dalam waktu dekat ini semuanya sudah terpenuhi,” terang Ketua Pemuda Kombot, Ahmad Gifari Niode S Pd, Kamis (23/05/2019).

Berdirinya Warkop DKI kata Gifari, tidak lain adalah inisistif dari para pemuda.

“Warkop Pemuda DKI merupakan wadah pemersatu. Dari berbagai macam latar balakang pendidikan dan status sosial akan membaur di tempat ini. Disini kita sama. Tidak ada kasta sosial di antara sesama kita,” tambahnya.

Ahmad Gifari Niode S Pd

Tidak hanya itu, lanjut Gifari, ini juga merupakan upaya pembelajaran kepada pemuda untuk kemudian bisa berinovasi, berkreasi, mandiri, dan tentunya mampu berdikari (berdiri di kaki sendiri).

BACA JUGA :  BERKAH Akui Tak Anggap Remeh Lawan

“Dengan terlibat aktif dalam pengelolaan warkop ini, nantinya banyak pengalaman dan pengetahuan yang akan didapatkan oleh para pemuda,”kata Gifari.

“Disini pula kita ciptakan lapangan usaha. Pemuda sebagai wadah sekaligus pengelolah, sedangkan masyarakat siapapun dia, bisa menjadi mitra bisnisnya pemuda. Dengan begitu, kita sebagai pemuda dapat membantu meningkatkan ekonomi masyarakat khususnya yang ada di Desa Kombot,” terangnya.

Gifari berharap, pemerintah dapat menyempatkan waktu untuk dapat hadir dan meresmikan langsung Warkop Pemuda DKI.

“Ini merupakan harapan kami selaku pemuda,” ujarnya.

Sementara itu Sangadi Kombot, Burhanudin Hattani melalui Sekertaris Desa, Idul Mamonto mengatakan, sangat mendukung hadirnya Warkop yang digagas oleh para pemuda di wilayahnya itu.

“Kami sangat mendukung. Karena bagaimanapun, keberhasilan pemuda merupakan keberhasilan kami juga selaku Pemerintah Desa,”tandasnya.

 

Cipto Mokodompit