Ragam  

Zainudin Olah Tempurung Kelapa Menjadi Barang Bernilai Rupiah

BOLSEL, IDM – Dijulukidaerah nyiur melambai, tentunya Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) memiliki begitu banyak pohon kelapa. Tak terkecuali Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel).

Di mana, kelapa menjadi  salah satu komoditi unggulan di wilayah yang mengusung visi religiusnya itu.

Selain buahnya yang dapat menghasilkan kopra, ternyata kelapa juga memiliki banyak kegunaan lainnya. tak terkecuali akar, daun,batang, serta batok (tempurung) kelapa.

Hal itu sebagaimana dilakukan oleh Zainudin Limehe, warga Desa Adow, Kecamatan Pinolosian Tengah (Pinteng), salah satu penggiat kerajinan tangan melalui bahan dasar tempurung kelapa.

Akrab disapa Papa Ayub, Zainudin menggunakan tempurung Kelapa untuk dijadikan berbagai macam jenis kerajinan tangan, diantaranya berupa Bunga Hias, Bingkai Foto, tempat tisu, dan masih banyak lagi.

” Tapi sementara ini produksinya masih sebatas permintaan dari konsumen,” terang Papa Ayub, Rabu (09/10/2019).

BACA JUGA :  Lewat Gitar, Cara Satgas TMMD 107 Menyatu Bersama Warga

Papa Ayub memulai usaha kreatifnya itu sejak bulan Juni 2019 lalu.

Sementara itu untuk pasarannya tambah Papa Ayub, berkisar minimal Rp 125.000.- hingga Rp 150.000,-

Alat-alat yang digunakan Papa Ayub pun terbilang masih sangat sederhana. Dirinya menggunakan alat-alat seperti Bor Setrum, Sekap Kupu-Kupu, Lem Lilin, serta Alat Pemotong Tiga Fungsi yang dirancang sendiri.

” Kalau untuk alatnya masih serba manual, namun itu bukan menjadi satu halangan, tapi ini sebagai tantangan dalam memulai suatu usaha,” jelasnya.

Diketahui, Kerajinan tangan dari Tempurung Kelapa yang diberdayakan oleh Zainudin Limehe tersebut telah dipamerkan di Jakarta, bertepatan dengan ulang tahun Provinsi Sulut beberapa waktu lalu, serta pernah juga dibawa oleh Dinas PMD ke Kota Bengkulu untuk dipamerkan. [cipto]